Sosialisasi Konvergensi Pencegahan Stunting di Desa dan Pembentukan Pengurus RDS
Tutycha Fibriana Karisma | 05 Oktober 2021 10:18:07 | Laporan Desa | 420 Kali
Kerep, 5 Oktober 2021
Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurang asupan gizi sejak dalam kandungan sampai dengan usia 2 tahun. Akibatnya tinggi badan kurang dan berdampak saat usia dewasa serta beresiko terganggunya perkembangan sel otak.
Jumlah Stunting Kabupaten Rembang mendapat urutan kedua tertinggi di Provinsi Jawa Tengah.
Penyebab stunting :
1. Kurang pemahaman akan gizi ketika Ibu masih mengandung
2. Masyarakat tidak bisa mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan minum sehari-hari
3. Akses jamban/sanitasi yang kurang memadai
4. Masyarakat kurang tau cara pemanfaatan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)
Untuk mencegah itu semua harus diadakn konvergensi/lintas sektoral.
Pemerintah Desa berperan memastikan pelayanan stunting, yang meliputi :
1. Layanan KIA (pemberian pilntambah darah, sarpras dan alat pengukuran)
2. Sanitasi dan dan ketersediaan air bersih (jamban yang sehat)
3. Konseling gizi terpadu
4. Layanan PAUD terpadu
Untuk pelaksanaan pencegahan Stunting di Desa Kerep telah dilaksanakan maksimal sesuai dengan pengarahan dan bimbingan dari Puskesmas Sulang dan Bidan Desa setempat.
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
Wilayah Desa
Kategori
Sinergi Program
Komentar Terbaru
Statistik Pengunjung
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |